Polres Sumedang Tetapkan Tiga Pelaku Pengguntingan Bendera Sebagai Tersangka

  • Terbit Kamis, 17 September 2020 - 07:00 WIB
  • SUMEDANG
  • REPORTER: Fitriyani Gunawan
  • EDITOR: Fitriyani Gunawan

POLRES, SUMEDANGONLINE — Kepolisian Resort Sumedang menetapkan tiga pelaku pengguntingan Bendera Merah Putih sebagai tersangka. Mereka yakni PN (50), AI (50) dan DYH (30), ketiganya langsung meringkuk di tahanan Rutan Mapolres Sumedang.

Kapolres Sumedang melalui Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Yanto Slamet, SIP, MH dalam siaran persnya menyebutkan ketiga tersangka disangkakan melanggar pasal 66 Jo Pasal 24 hurup a Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

“Bendera Sang Merah Putih, Bahasa Indonesia, Garuda Pancasila, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya merupakan jatidiri bangsa dan identitas Negara Kesatuan Republik Indonesia Jo Pasal 55 ayat (1) Ke 1 KUHPidana atau Pasal 56 Ke 1 KUHPidanaDengan Ancaman Pidana Penjara paling lama 5 (Lima) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,” ucapnya.

Sebagai informasi video pengguntingan Bendera murah putih viral di sosial media. Kali pertama diupload di Tik Tok sekira pukul 13.00 WIB, Senin, 15 September 2020. Dalam Video tersebut terlihat ada dua perempuan memegang Bendera Merah Putih dan salah seorangnya memotong-motong bendera tersebut dengan menggunakan sebuah gunting warna hitam. Dan setelah bendera terpotong menjadi beberapa bagian lalu salah seorang perempuan tersebut menghamburkannya dan memungutnya kembali.

Selain dari dua orang yang memegang bendera dan memotong Bendera Merah Putih terdengar salah seorang suara perempuan yang melakukan perekaman Video serta terdapat dua orang anak kecil. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK