Pupuk Urea Langka, Bupati Sumedang Surati Dirjen Sapras Pertanian Kementerian

  • Terbit Selasa, 22 September 2020 - 15:03 WIB
  • SUMEDANG
  • REPORTER: Fitriyani Gunawan
  • EDITOR: Fitriyani Gunawan

IPP, SUMEDANGONLINE — Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir menanggapi adanya kelangkaan pupuk urea di sejumlah daerah di Kabupaten Sumedang. Menurut dia, kelangkaan pupuk tersebut terjadi secara nasional termasuk di Sumedang.

“Pupuk urea subsidi di Sumedang realisasi Januari-Agustus mencapai 15.765 ton dari realokasi 15.208 ton. Sedangkan kebutuhan tambahan pupuk urea subsidi September-Desember 2020 mencapai 4.106 ton,” ungkap Dony Ahmad Munir.

Dikatakan dia, pihaknya sudah berkirim surat ke Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian dan Direktur Pemasaran PT Pupuk Kujang Cikampek berkaitan dengan permasalahan tersebut.

“Saya sudah berkirim surat tertanggal 10 September 2020 ke Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian dan Direktur Pemasaran PT Pupuk Kujang Cikampek tentang permohonan penyaluran pupuk bersubsidi. Informasi dari Kementerian Pertanian dalam proses distribusi,” imbuhnya.

Selain itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkab Sumedang melalui para Penyuluh Pertanian sudah menyampaikan sosialisasi. Sekaligus melakukan pendampingan penggunaan pupuk yang memiliki unsur urea yang bisa digunakan sehingga tak menggangu para petani dalam mengolah padi.

“Terima kasih untuk para petani yang terus bekerja keras menyediakan pangan. Sehat selalu untuk para petani,” ungkapnya.

Sementara itu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang meminta agar para petani tidak resah dengan kelangkaan pupuk subsidi. Karena dikatakan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Rudi Suprayogi, semua petani yang terdaftar pada Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (ERDKK) bakal tetap mendapat penyaluran pupuk tersebut.

“Jangan khawatir, sepanjang petani itu tercantum pada ERDKK pasti dilayani (penyaluran pupuk subsidi),” jelas dia. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK