Petugas dari RSUD Sumedang saat melakukan proses pemakaman seorang warga yang terindikasi Covid-19.

 Istimewa
Langsung Dimakamkan : Petugas dari RSUD Sumedang saat melakukan proses pemakaman seorang warga yang terindikasi Covid-19.

Satu Warga Sumedang Terindikasi Covid-19 Wafat

SUMEDANG

JATINUNGGAL, SUMEDANGONLINE — Lagi satu warga Sumedang yang terindikasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) asal Kecamatan Jatinunggal wafat sekira pukul 18.30. Selasa, 15 September 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sumedang, Dr. Iwa Kuswaeri menyebutkan warga berinisial T itu sebelumnya memiliki riwayat sesak nafas, batuk dan nyeri dada setelah pualng berdagang dari Jakarta pada 8 September 2020 lalu.

“Tanggal 13 September masuk RSUD melalui IGD, dan tanggal 14 kemarin dilakukan SWAB. Ternyata hasilnya Positif atau terkonfirmasi Covid-19,” ujar Iwa.

Alamarhum langsung dimakamkan pada Rabu dini hari , 16 September 2020 dengan protokol kesehatan. Proses pemakamannya sendiri melibatkan unsur dari RSUD Sumedang dengan penjagaan ketat pihak keamanan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.

”Sesuai protokol Covid-19, Insyaa Allah Almarhum akan dikebumikan malam ini, oleh petugas dari RSUD dengan menggunakan perlengkapan standar Covid-19,” imbuhnya.

Dengan wafatnya T, total warga yang meninggal akibat terindikasi Covid-19 menjadi tiga orang dari 130 orang yang terkonfirmasi Covid-19, 122 diantaranya telah sembuh, lima orang dirawat tiga diantaranya dirawat di RSUD Sumedang dan dua lainnya diisolasi mandiri.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sejak 15 Agustus 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang secara efektif memberlakukan Perbup No. 74 Tahun 2020 tentang Penerapan Sanksi Administratif Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Penanggulangan Covid-19.

“Penindakan dilakukan oleh Satpol PP, Polri dan TNI atas nama Gugus Tugas dimana 120 orang personil untuk tingkat Kabupaten telah disiapkan dan dibantu 10 orang personil di masing-masing kecamatan,” demikian Iwa Kuswaeri. ***

Tinggalkan Balasan