Kepala Kantor Kementerian Agama Sumedang, H Hasen menyampaikan tahapan dan jadwal SKB CPNS Kemenag formasi tahun 2019 yang berlokasi di MTsN 1 Sumedang.

 IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE
SAMPAIKAN JADWAL : Kepala Kantor Kementerian Agama Sumedang, H Hasen menyampaikan tahapan dan jadwal SKB CPNS Kemenag formasi tahun 2019 yang berlokasi di MTsN 1 Sumedang.

Usai Verifikasi, Ini Tahapan SKB CPNS Formasi 2019 Kemenag

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG, S0 — Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) formasi tahun 2019, kini tengah dimulai.

Seperti di Kemenag Sumedang, pada tanggal 7-9 September 2020, sudah dilakukan tahap verifikasi peserta. Pelaksanaannya, berlokasi di MTsN 1 Sumedang yang ada di Kecamatan Cimalaka.

Kepala Kantor Kemenag Sumedang, H Hasen mengatakan, seleksi ini seharusnya dilaksanakan di Jawa Barat. Namun karena masih pandemi covid-19, tahapan kegiatan SKB CPNS formasi 2019 tahun anggaran 2020, digelar di setiap daerah.

“Kami (Kemenag Sumedang) sudah melaksanakan berbagai persiapan dan tahapan. Untuk verifikasi  pada 7-9 September 2020 kemarin, dan hadir 31 orang, tidak hadir satu orang alasanya karena dari Purwokerto (jauh), dan sudah dibuat pernyataan oleh yang bersangkutan,”  ujarnya kepada reporter SUMEDANGONLINE, Kamis 10 September 2020.

H Hasen menambahkan, selanjutnya akan digelar tes praktik kerja pada tanggal 14-17 September 2020. Kemudian Psikotes pada tanggal 18 September 2020 serta terakhir wawancara pada tanggal 19-22 September 2020.

“Ini semua dilakukan secara daring. Sehingga berbagai penilai itu dilakukan dan diatur oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Jadi daerah termasuk Sumedang hanya menjalankan kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan oleh kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat,” jelasanya.

“Diharap, peserta agar dapat kompetensi dengan sehat, karena ini tidak ada lagi hal-hal yang meragukan para peserta tentang objektivitasnya, karena ini semua dilakukan secara transfaran berdasarkan nilai terbaik yang diambil,” tukasnya. ***

Tinggalkan Balasan