Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 di Aula Setda Pemerintah Kabupaten Subang, Kamis (10/9/20) malam.

 HUMAS JABAR
TUTUP : Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 di Aula Setda Pemerintah Kabupaten Subang, Kamis (10/9/20) malam.

Wagub Tutup Gelaran MTQ ke-XXXVI Tingkat Jabar Tahun 2020

Pilihan Redaksi SUBANG

SUBANG, SO — Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 di Aula Setda Pemerintah Kabupaten Subang, Kamis (10/9/20) malam.

Kafilah (kontingen) Kota Bandung keluar sebagai juara umum dan meraih Piala Tetap Gubernur Jabar dengan perolehan nilai 78. Kemudian Kabupaten Bandung dan Kabupaten Tasikmalaya menempati peringkat kedua dan ketiga dalam MTQ ke-XXXVI Tingkat Provinsi Jabar.

Peserta yang keluar sebagai juara akan menjalani pembinaan dan mewakili Jabar dalam MTQ Tingkat Nasional 2020 di Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Kang Uu mengatakan bahwa MTQ merupakan sarana silahturahmi dan menjadi momentum untuk membangun nilai-nilai dasar islam di tengah masyarakat. Menurut ia, MTQ ke-XXXVI pun jadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran spiritual dalam memaknai Al-Qur’an.

“Kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran spiritual tentang arti pentingnya ajaran Al-Qur’an yang harus kita jadikan sebagai motivasi dasar dalam membangun kepribadian umat islam dewasa ini,” kata Kang Uu.

“Dengan pelaksanaan MTQ ini, kita jadikan tidak hanya sekedar ajang untuk mengukir prestasi semata, melainkan lebih daripada itu sebagai sarana perekat rasa kebersamaan, serta membangun kekuatan berdasarkan nilai-nilai islami dalam rangka menyongsong pembangunan untuk mewujudkan masyarakat yang aman dan tentram,” imbuhnya.

Kang Uu mengajak semua pihak yang ikut dalam MTQ hendaknya mengimplementasikan ilmu dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan yang semakin berat dan kompleks.

Menurut Kang Uu, pemahaman dan pengetahuan terhadap Al-Qur’an akan menjadi satu kekuatan yang luar biasa dalam membangun tatanan akhlaqul karimah dalam diri maupun keluarga, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

“Hikmah dan nilai tambah dari MTQ semoga dapat dipetik oleh umat dalam upaya meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an, sebagai landasan kehidupan dalam membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,” ucapnya. ***

Tinggalkan Balasan