Bedah Rutilahu Mak Dewi, Koramil Tanjungsari Diapresiasi H Umuh

  • Terbit Kamis, 1 Oktober 2020 - 12:24 WIB
  • SUMEDANG
  • REPORTER: IWAN RAHMAT
  • EDITOR: Usep Adiwihanda

PAMULIHAN, SUMEDANGONLINE — Dalam rangka HUT TNI ke-75 dan HUT Korem 062/Tn ke-58, Kodim 0610/Sumedang menggelar kegiatan sosial berupa renovasi rumah tidak layak huni. Kegiatan bhakti sosial itu, dilakukan dengan menyasar warga kurang mampu yang rumahnya tidak layak di 14 wilayah koramil jajaran Kodim 0610/Sumedang.

Seperti dilakukan sumedang.online/tag/koramil-tanjungsari/">Koramil Tanjungsari Kodim 0610/Sumedang, memperbaiki rumah Mak Dewi (68) di RT 01 RW 04 Dusun Lebak Gede Desa Citali Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, Kamis 1 Oktober 2020.
Danramil Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan mengatakan, kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Kodim 0610/Sumedang bersama Baznas Sumedang, donatur dan masyarakat.

“Alhamdulillah untuk sumedang.online/tag/koramil-tanjungsari/">Koramil Tanjungsari melaksanakan rutilahu di Dusun Lebak Gede Desa Citali, dan untuk keseluruhan ada 14 kegiatan rutilahu di wilayah Kodim 0610/Sumedang,” katanya.

Menurut danramil, rutilahu yang dilakukannya itu mendapat bantuan dari Baznas Sumedang sebesar Rp 7,5 juta. Bahkan ditambah dari Tokoh Sumedang H Umuh Muchtar sebesar Rp 10 juta.

“Rutilahu yang di sini juga akan ditinjau Danrem dan Dandim 0610/Sumedang,” ujarnya.

Untuk penyelesaiannya, pihaknya menargetkan selesai sebelum 5 Oktober 2020.
“Hari ini tanggal 1 Oktober, bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, kita akan selesaikan (sesuai target). Saya yakin Pancasila itu sakti, di seluruh masyarakat sini sudah membantu, bukan istilahnya orang itu berebut bagi-bagi uang, tapi berebut pekerjaan di sini, berebut batu, berebut pasir di sini, alhamdulillah terimakasih masyarakat di sini,” tuturnya.

Sementara itu, Tokoh Sumedang H. Umuh Muhtar mengapresiasi bakti sosial yang digelar sumedang.online/tag/koramil-tanjungsari/">Koramil Tanjungsari Kodim 0610/Sumedang. Dirinya pun merasa senang dapat hadir dalam kegiatan itu.

“Saya cuma titipan, saya punya rezeki itu semua dari Allah SWT dan kita kembalikan. Apa yang bisa kita bagikan. Tapi saya senang bisa hadir, bisa bertatap muka dengan semuanya. Saya diberi tahu dari danramil, ada juga dari pemuda pancasila dan yang lainnya,” ujarnya.

Wak Umuh -sapaan akrabnya- juga sering memperhatikan masyarakat sekitarnya. Dia tidak ingin ada warga yang rumahnya tidak layak huni.

“Ada orang yang membutuhkan, saya sedikit membantu, meringankan orang yang punya beban. Jangan sampai terbebani, dan orang mampu jangan sampai diam, jangan sampai ngumpet. Makannya di hari ini bukan saya saja yang mampu, mudah-mudahan yang lain juga terenyuh dan digetarkan sama Allah SWT, Insya Allah kita mengurangi beban orang-orang di samping kita,” tukasnya. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK