Potensi Zakat ASN Terus Digenjot, Baznas Gelar Sosialisasi Literasi Zakat

KOTA, SUMEDANGONLINE — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang, terus menggejot program Literasi Zakat Masyarakat. Salahsatunya, dengan menggelar sosialisasi terkait tunjangan penghasilan profesi khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang akan dipotong sebesar 2,5 persen.

Kali ini, sosialisasi zakat, infak dan sedekah itu, digelar Baznas Sumedang bagi kalangan ASN di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Selasa 6 Oktober 2020. Sosialisasi Literasi Zakat bagi ASN itu, merupakan tahap kedua yang digelar Baznas Sumedang.

“Tahap pertama sudah beberapa dinas, dan tahap kedua sedang berjalan untuk sosialisasi di dinas dan instansi,” kata Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Zakat Baznas Kabupaten Sumedang, Rahman Sanusi kepada Reporter SUMEDANGONLINE.

Dari sosialisasi itu, diharapkan agar potensi zakat, infak dan sekedah yang ada di ASN, dapat dimaksimalkan. Dari perhitungan zakat ASN se-Kabupaten Sumedang dapat mencapai angka Rp 1,87 miliar dalam satu bulan.

“Belum TPP. Apabila TPP pertahun Rp 212 miliar, maka potensi zakatnya adalah sekitar RP 442 juta perbulan. Jadi memang potensinya luar biasa. Jadi ASN saja dari gaji dan TPP itu bisa 1,5 miliar perbulan, jadi Rp 18 miliar pertahun,” jelasnya.

“Sementara pengumpulan hari ini, persentasinya masih belum memuaskan. Oleh karena itu, maka salahsatu langkah kita adalah terus meningkatkan pemahaman literasi zakat di para ASN khususnya, dan masyarakat Kabupaten Sumedang pada umumnya,” imbuhnya.

Rahman menambahkan, sosialisasi itu dilakukan bertahap dan saat ini masih dioptimalkan potensi di ASN lingkungan dinas dan instansi Pemkab Sumedang. Namun tidak menutup kemungkinan, akan dilakukan di tingkat kecamatan termsuk wilayah masyarakat desa.

“Apakah berbasis desa, apakah komunias atau organisasi dan lembaga dan lain-lain. Jadi yang jelas kami secara bertahap melakukan sosialisasi dan edukasi tentang zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat Kabupaten Sumedang,” tukasnya. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK