Tower BTS di Panday Bermasalah, DPRD: Sebelum Izin Keluar Jangan Lakukan Pembangunan

  • Terbit Selasa, 13 Oktober 2020 - 16:45 WIB
  • SUMEDANG
  • REPORTER: IWAN RAHMAT
  • EDITOR: Usep Adiwihanda

KOTA, SUMEDANGONLINE — Rencan pendirian Tower BTS di Lingkungan Panday Kelurahan Regol Wetan, nampaknya menjadi permasalahan yang serius. Sebab pembangunan di lingkungan padat penduduk itu, menjadi perselisihan antara masyarakat panday dengan pihak vendor serta AMX.

Menyikapi kondisi itu, Komisi I, II dan IV DPRD Kabupaten Sumedang, menerima Audensi dari Forum Kepemudaan sumedang.online/tag/amx-dpc-sumedang/">AMX DPC Sumedang di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Selasa 13 Oktober 2020. Mereka duduk berama untuk mencari solusi terbaik dari permasalahan yang terjadi.

Ketua sumedang.online/tag/amx-dpc-sumedang/">AMX DPC Sumedang Asep Beny mengatakan, AMX mempunyai tugas sebagai pendamping masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Dengan rencana pembangunan menara tower yang berada di lingkungan padat penduduk itu, kata dia, tengah menjadi perselisihan antara masyarakat panday dengan pihak vendor dan AMX

“Untuk itu, kami bersama DPRD Kabupaten Sumedang ingin ada kemaslahatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” katanya.

Wakil Ketua sumedang.online/tag/dprd-sumedang/">DPRD Sumedang, Ilmawan Muhammad mengatakan, ketika ada permasalahan, tentu harus ada solusi agar permasalahan itu dapat segera terselesaikan. Untuk itu, dengan adanya silahturahmi ini, dapat disimpullkan dengan beberapa point. Seperti diminta untuk segera menindaklanjuti dengan SKPD terkait, mengenai perizinan yang harus diproses dengan sungguh-sungguh.

“Kedua, pihak vendor, sebelum izin pembangunan resmi keluar untuk tidak melakukan pembangunan apapun. Nanti Satpol PP bersama Komisi I, II dan IV akan mengecek langsung ke lokasi, mudah-mudahan silahturahmi ini bisa menjadi kemaslahatan untuk kita semua,” katanya.

Sementara itu, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Diskominfosanditik Kabupaten Sumedang, Kepala DLHK Sumedang, Kepala Perizinan PTSL Sumedang, Kepala Bidang Tata Ruang PUPR Sumedang, Bagian Hukum Sekertariat Daerah Sumedang, Satpol PP Sumedang, Camat Sumedang Selatan, Lurah Regol Wetan, masyarakat panday serta pihak vendor. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK