Besaran Upah Juru Parkir Berlangganan di Sumedang Diajukan Rp1,5 Juta Perorang

SUMEDANG.ONLINE – Sumedang akan memberlakukan parkir berlangganan pada Tahun 2021. Besaran upah yang akan diterima petugas dan pengawas parkir berlangganan berasal dari APBD Kabupaten Sumedang dikisaran Rp1,5 juta perbulan peorang.

“Besaran honor yang sementara kita ajukan, distandar harga setelah dimasukan pada APBD 2021. Honor juru parkir termasuk dengan pengawasan besarnya Rp1,5 juta pebulan,” ujar Herman Suwandi selaku Kepala Bidang Pengawasan Pengendalian Lalu Lintas dan Parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang pada SUMEDANGONLINE. Jumat, 4 Desember 2020.

Untuk persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) juru parkir berlangganan, dikatakan Herman, pihaknya sudah melakukan seleksi dari mulai seleksi adminitrasi, tertulis hingga wawancara.

“Ada tiga tahapan seleksi yang pertama seleksi administrasi yaitu dimulai dari tanggal 13-23 November 2020, kemudian tes tertulis dan wawancara tanggal 30 November dan 1 Desember. Dari berkas yang masuk seleksi administrasi itu sebanyak 369 pelamar juru parkir berlangganan, kemudian yang lolos seleksi administrasi 339 orang. Kemudian dari sejumlah itu mengikuti tes tertulis,” imbuhnya.

Dan hari ini, Jumat, 4 Desember 2020 pihaknya mengumumkan siapa saja yang lolos. Dikatakan dia dari jumlah 339 yang lolos seleksi, dan dinyatakan lulus hanya berjumlah 320 orang. “Pada hari ini, hari Jumat telah dilaksanakan penilaian kemudian hari ini telah disusun berita acara kelulusannya. Sehingga dari yang lulus seleksi sebanyak 339 itu sebanyak 320 orang yang lulus sebagai juru parkir, termasuk untuk pengawas. Dan ada 19 orang yang tidak lulus,” jelasnya.

Disinggung apakah akan ada pendaftaran gelombang ke-dua, Herman menyebutkan sejauh ini belum ada. Dia beralasan hal itu lantaran yang lulus seleksi tahun ini untuk pelaksanaan tahun 2020. “Hanya ke depan di tahun 2021 paling juga ada seleksi tambal sulam, kalau ada yang mengundurkan diri, atau ada yang dihentikan, atau ada yang berhalangan tetap, atau ada yang meninggal dunia itu akan ada pegganti,” ungkapnya.

Dari sejumlah 320 yang dinyatakan lulus dan berhak menjadi tukang parkir belanggan. Mereka selanjutnya, dikatakan Herman, akan mengikuti pembinaan pelatihan untuk. “Sehingga nanti pas ada penugasan juru parkir belanggan di tahun 2021 mereka telah paham mengenai tata cara mekanisme SOP untuk pelayanan parkir berlangganan,” demikian Herman. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK