50 Peserta Jalani Tes Usap Antigen Sebelum Ikut Pelatihan Membatik

  • Terbit Rabu, 27 Januari 2021 - 22:09 WIB
  • Pilihan Redaksi/SUMEDANG
  • REPORTER: Fitriyani Gunawan
  • EDITOR: Fitriyani Gunawan

DARMARAJA – Sebanyak 50 peserta menjalani tes usap antigen. Sebelum mereka mengikuti pelatihan membatik yang diselenggarakan Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta pada Kementerian Perindustrian RI bekerjasama dengan Masyarakat Adat Darmaraja (Madara) di Pesona JG, Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Rabu, 27 Januari 2021.

Menurut Ketua panitia pelaksana, Trisna Hendrayatna, tes usap sengaja dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 diantara para peserta pelatihan. Sehingga pihaknya sangat berhati-hati.

“Begitu pun pada saat pelaksanaan para peserta tetap melaksanakan protocol kesehatan dengan tetap memakai masker, dan menjaga jarak. Kegiatan ini diinisiasi Madara dan Apdesi, kita kerjasama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Jakarata Kementerian Perindustrian RI,” ucap Trisna di Pesona JG. Rabu, 27 Januari 2021.

Rencananya kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 17 Februari 2021 dengan format dari 50 peserta itu dibagi ke dalam 5 kelompok sehingga masing-masing kelompok berjumlah 10 orang.

“Diadakannya kegiatan ini sebagai upaya kita dari Madara untuk meningkatkan kreatifitas dan keahlian masyarakat dalam hal membatik. Terutama mereka yang baru lulus sekolah, ataupun bagi mereka ada juga yang terkena pemutusan hubungan kerja akibat pandemic Covid-19,” imbuhnya.

Sehingga dirinya sangat berharap dengan adanya pelatihan tersebut nantinya melahirkan tenaga-tenaga professional dalam hal membatik.

“Apalagi dari BDI Jakarta Kementerian Perindustria RI juga akan memberikan sertifikat keahlian yang bisa mereka pergunakan baik untuk membuka lapangan pekerjaan secara mandiri ataupun bekerja di perusahaan lain,” ungkapnya.

Kepala Bidang Perindustrian Kabupaten Sumedang Sutisan memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Pihaknya juga mendukung upaya pemerintah pusat dalam hal ini dari Kementrian Perindustrian RI yang telah membuat program membatik untuk masyarakat Darmaraja.

Bahkan kedepannya dia berharap tidak hanya pelatihan membatik saja yang akan dilaksakan, mungkin akan ada pelatihan yang mendukung untuk pengembangan ekonomi masyarakat.

“Ini merupakan suatu berkah, mungkin kesempatan ini tidak akan datang dua kali,”katanya

Sementara itu, untuk permodalan masyarakat bisa menggunakan jasa keuangan perbankan dengan program pinjaman lunak. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK