Banjir-Longsor di Jatinangor Selain Mematikan Gardu Listrik, PLN Sumedang Siagakan Personel dan Kendaraan Operasional

  • Terbit Sabtu, 9 Januari 2021 - 19:45 WIB
  • Pilihan Redaksi/SUMEDANG
  • REPORTER: ACENG SYARIF HIDAYATULLAH
  • EDITOR: Fitriyani Gunawan

SUMEDANG – Imbas adanya banjir dan longsor di kawasan Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, tiga gardu listrik yang ada di kawasan tersebut tak dioperasikan untuk sementara.

Selain itu menurut Wahyu Ahadi Rouzi selaku Manager PLN UP3 Sumedang pihaknya juga menyarankan agar warga saat mengungsi untuk mematikan listrik dari miniature circuit breaker (MCB) hal itu bertujuan demi keselamatan warga terdampak banjir.

“Kami ingatkan masyarakat untuk mengungsi ke tempat aman dan tidak lupa untuk mematikan listrik dari miniature circuit breaker (MCB), mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung ke stop kontak, dan segera menghubungi contact center 123 atau unit layanan PLN terdekat untuk memadamkan daerah yang terdampak banjir,” ujar Wahyu dalam keterangan persnya. Sabtu, 9 Januari 2021.

Dikatakan dia, total Gardu yang paling banyak dipadamkan adalah di Wilayah Sumedang 3 Gardu yang meliputi Wilayah Desa Cikeruh, Sayang dan saat ini PLN Sumedang menyiagakan 40 petugas dan 10 kendaraan Operasional untuk mengamankan lokasi.

Setelah banjir surut, warga dapat menghubungi Contact Center PLN 123 untuk dinyalakan kembali, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering, PLN akan memastikan semua jaringan distribusi aman untuk dapat dioperasikan kembali untuk menyalurkan listrik ke lokasi pelanggan. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK