Imbas Pandemi Covid-19 Dirasakan Petani Tembakau Sumedang

  • Terbit Selasa, 12 Januari 2021 - 22:08 WIB
  • BISNIS
  • REPORTER: IWAN RAHMAT
  • EDITOR: Fitriyani Gunawan

CIMANGGUNG – Dampak dari adanya pandemic Covid-19 dirasakan para petani tembakau di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Iip rustandi selaku petani tembakau warga Dusun Babakan Limus RT 02 RW 11 Desa Cihanjuang mengaku pada masa pandemic ini tembakaunya sepi pembeli.

“Kalau di masa pandemi ini lagi sepi. Bahkan tidak ada yang minat,” ujar Iip. Selasa, 12 Januari 2021.

Agar tidak terlalu merugi dirinya menyimpan terlebih dahulu tembakaunya sebelum dijual ke Bandar. Biasanya harga jual tembakau rata-rata antara Rp75-80 ribu per-kilogram.

“Biasanya memang dijual perkilogram kalau ke Bandar, tapi karena sepi pembeli dijual juga per lempeng,” imbuhnya.

Iip yang sudah delapan tahun Bertani tembakau mengaku hingga saat ini memiliki 100 bata (1400 meter persegi) lahan yang ditanam tembakau.

Dikatakan dia dari proses masa tanam hingga panen selama enam bulan. Setelah itu dilakukan pengolahan dengan dijemur sebelum dijual.

“Kalau proses sampai penjualanbtergantung ada yang minatnya,” pungkas dia. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK