Lapan: Hujan Meteor Masih Dapat Disaksikan di Langit Indonesia Malam Hingga Dini Hari Ini

  • Terbit Senin, 4 Januari 2021 - 19:31 WIB
  • Nasional
  • REPORTER: Fitriyani Gunawan
  • EDITOR: Fitriyani Gunawan

JAKARTA Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) menyebutkan hujan meteor Quadrantid masih bisa disaksikan pada Senin, 4 Januari 2021 WIB sampai Selasa, 5 Januari 2021 dini hari di seluruh Indonesia pasca puncaknya pada Minggu, 3 Januari 2021 malam.

“Pada saat puncak ada 120 meteor per jam, tetapi terganggu oleh cahaya bulan. Malam-malam berikutnya jumlah meteor makin berkurang, bisa teramati pada dini hari sesudah pukul 03.00 WIB yang dapat dilihat di seluruh Indonesia,” kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin. Senin, 4 Januari 2021.

Dikatakan dia, puncak aktivitas Quadrantid terjadi Minggu (3/1/2021) pukul 23.00 WIB sehingga ketampakan terbaik baru dapat disaksikan ketika titik radian Quadrantid sudah terbit keesokan harinya pada Senin (4/1/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari situs resmi Lapan, Quadrantid dapat terlihat paling jelas bagi pengamat yang terletak di belahan bumi bagian utara karena posisi titik radian atau arah datangnya Quadrantid berada di langit utara.

Sedangkan di Indonesia, Quadrantid tampak dari arah timur laut setelah rasi bintang Bootes terbit, yaitu sekitar pukul 02.30 WIB hingga pukul 05.00 WIB, dengan titik radian tertinggi terjadi sesaat sebelum fajar sekitar pukul 04.00 WIB.

Hujan meteor Quadrantid diperkirakan sudah ada sejak 500 tahun lalu. Hujan meteor Quadrantid muncul sejak 12 Desember hingga 12 Januari setiap tahun, dengan puncaknya pada 2021 terjadi pada 4 Januari ketika fase Bulan susut (benjol akhir) berumur 20 hari sehingga akan mempengaruhi intensitas hujan meteor maksimum.

Quadrantid sama seperti hujan meteor Geminid yang tidak berasal dari komet tetapi berasal dari asteroid 2003 EH1. Quadrantid muncul dari titik radian yang terletak di konstelasi Quadrands Muralis.

Quadran Muralis terletak di antara konstelasi Draco dan Bootes di dekat ekor konstelasi Ursa Mayor, dan saat ini termasuk ke dalam konstelasi Bootes.*** Lapan

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK