Waspada! Radiasi Ponsel Dapat Sebabkan Isi Kepala jadi Berkabut

  • Terbit Minggu, 31 Januari 2021 - 18:29 WIB
  • FEATURE & OPINI
  • REPORTER: Redaksi
  • EDITOR: Redaksi

SUMEDANG – Sebuah penelitian yang dilakukan All India Institute of Medical Sciences, New Delhi menyebutkan ada efek samping dari penggunaan telepon seluler bagi kesehatan penggunananya.

Dilansir dari laman Times of India pada Jumat, 29 Januari 2021 menyebutkan radiasi yang ditimbulkan telepon seluer itu bisa menyebabkan isi kepala jadi berkabut.

“Kami telah melihat sakit kepala, gangguan tidur, gangguan memori, otak berkabut, mudah tersinggung, impulsif, sakit tangan dan leher, penurunan penglihatan sebagai akibat dari penggunaan ponsel yang berlebihan,” jelas Dr. Manjari Tripathi dari Departemen Neurologi, AIIMS.

Laman tersebut juga menulis, untuk mengetahui bagaimana sebenarnya radiasi seluler berdampak pada tubuh manusia, AIIMS dan Environics melakukan uji klinis dengan menyelidiki pengaruhnya terhadap aktivitas otak.

Sebagian dari penelitian, para partisipan terpapar radiasi elektromagnetik ponsel, dan perubahan frekuensi pola gelombang otak diamati. Relawan yang diuji ini merupakan sehat tanpa riwayat gangguan neurologis.

Sebuah peneliti, Ajay Poddar, MD, Syenergy Environics mengatakan, studinya dengan AIIMS memilih untuk mengevaluasi EEG (electroencephalogram) yang memonitor aktivitas listrik di otak.

Pada dasarnya ada empat gelombang yang keluar dari otak kita. Ada gelombang alfa, beta, theta, dan delta yang dihasilkan dari otak kita dan mewakili aktivitas otak yang berbeda.

“Kami membuat orang berbicara di telepon selama 5 menit tanpa EnviroChip dan kemudian dengan EnviroChip. Kami memberi mereka istirahat dan memeriksa aktivitas otak mereka,” tuturnya.

Secara umum, ada dua efek berbahaya dari radiasi seluler. Salah satunya adalah efek panas. Berbicara di telepon yang menempel di telinga Anda selama satu jam memberi rasa panas.

Oleh karenanya para peneliti mengingatkan, agar lebih berhati-hati saat memakai ponsel. Sebab beberapa perangkat di dalam ponsel, terdapat peringatan batas waktu pemakaiannya. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK