DPD PGMI Sumedang Diminta Jaga Marwah Madarasah, Lantang Suarakan Aspirasi Guru

KEMENAG, SO – Ketua DPW PGMI Provinsi Jawa Barat H. Heri Purnama berharap kepengurusan  baru DPD PGMI Kabupaten Sumedang masa bakti 2020-2025 dapat survive di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu dia juga berharap DPD PGMI Kabupaten Sumedang dapat mengawal aspirasi para guru madrasah terutama mereka yang statusnya masih honorer.

“Karena diakui atau tidak, guru-guru madrasah terutama yang honor itu sangat mengharapkan sekali gerakan-gerakan, langkah-langkah strategis PGMI untuk dapat memfasilitasi profesionalisme dan kesejahteraan Sumedang,” ungkap Heri Purnama pada SUMEDANGONLINE usai pelantikan Pengurus DPD PGMI Kabupaten Sumedang masa bakti 2020-2025 di Gedung Aula Kemenag Kabupaten Sumedang. Sabtu, 6 Februari 2021.

“Harapan saya itu bisa dikawal baik oleh PGMI Sumedang, kita harus bersuara lantang. Tidak bisa main-main, tidak bisa ragu-ragu lagi, bersuara yang lantang agar didengar oleh pemerintah daerah dan oleh guru guru. O, ternyata PGMI ini betul-betul rumah mereka yang baik, rumah mereka yang indah dan wah untuk membawa aspirasi guru-guru madrasah,” imbuhnya.

Tak hanya itu Heri pun mengingatkan DPD PGMI Kabupaten Sumedang agar dapat menjaga warwah madrasah, tidak boleh ada pihak yang merendahkan bahkan meremehkannya.

“PGM Sumedang harus bisa menjaga marwah madrasah, tidak boleh ada orang yang merendahkan dan meremehkan guru-guru madrasah. Tidak boleh ada yang merendahkan jejak madrasah di Kabupaten Sumedang,” tandasnya.

Hal itu beralasan sebut diam karena madrasah saat ini bukan garis kedua, tapi sudah garis pertama dalam bidang pendidikan di Indonesia, terutama di Kabupaten Sumedang.

“Kami bukan garis kedua dalam sistem pendidikan nasional, kami adalah garis pertama. Madrasah ini adalah benteng terakhir, pertahanan moral dan anak-anak. Kita bisa bandingkan anak-anak yang sekolah di madrasah dengan sekolah umum, kita bisa lihat karakter dan perbedaannya. Jadi pemerintah harusnya fokus dalam memperhatikan PGMI dan guru-guru madrasah, karena madrasah ini fokus membimbing mental, akhlak dan prilaku anak-anak yang kemudian menjadi pilar pendidikan nasional pembinaan karakter. Itu ada di madrasah,” demikian Heri Purnama. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK