Tingkatkan Wawasan Pustakawan, MKKS Wilayah 3 Sumedang Gelar Pelatihan E-Library

CIMALAKA, SOMusyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Wilayah 3 Sumedang menggelar kegiatan Pelatihan Pembuatan Program e-Library dan Manajemen Pengelolaan Perpustakaan Digital di SMP Negeri 1 Cimalaka. Kamis, 18 Februari 2021.

Kegiatan yang dihadiri narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat. Menurut Ketua MKKS Wilayah 3 Sumedang Enung Titin Agustikawati diikuti 27 Sekolah dari 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang.

Menurutnya pelatihan semacam ini perlu dilakukan untuk menambah wawasan tentang perpustakaan berbasis digital. “Saya rasa, ini perlu dilakukan. Maka kami menyelenggarakan kegiatan ini, untuk supaya para pustakawan ini, bisa menggunakan, lihai, menambah wawasan dan sebagainya tentang perpustakaan digital. Karena mau tidak mau sekarang sudah jaman era digital, semua sudah berbasis digital termasuk perpustakaan,” ungkap Titin di SMPN 1 Cimalaka.

Dia berharap para pustakawan bisa mengelola perpustakaan secara digital dan bisa menggunakan buku-buku elektronik termasuk e-book, dan e-library perpustakaan elektronik.

“Berharap sekali dengan kegiatan ini mereka memiliki wawasan baru bisa melaksanakanya di sekolah masing-masing dan tentunya bermanfaat bagi mereka bagi sekolah,” imbuhnya.

Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca H. Ateng Kusnandar Adisaputra mengatakan saat ini pihaknya memang tengan menggelar sosialisasi akreditasi perpustakaan sekolah. Khususnya untuk Sekolah Menengah Pertama yang ada di Kabupaten Sumedang.

“Ini hasil kerjasama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Propinsi Jawa Barat dengan salah satu penerbit buku PT Erlangga Cabang Jawa Barat,” ungkap Ateng.

Dikatakan dia untuk lembaga perpustakaan sekolah yang sudah terakreditasi lebih kurang saat ini berjumlah 152 untuk tingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Untuk di Sumedang sendiri sebut dia baru IPDN dan UPI yang sudah terakreditasi sementara lainnya belum.

“Harapannya dengan adanya pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan mudah-mudahan pada taun 2021 ini dari 27 orang peserta. Dari SMP Negri dan swasta yang ada di kabupaten Sumedang mudah-mudahan semuanya bisa mengajukan untuk diakreditasi. Minimal nanti hasilnya, nilainya apakah c, apakah b, atau a,” pungkas dia. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK